Input pump vs return pump

Discussion in 'Filtration and Other Equipment' started by catfish, 17 May 2015.

  1. catfish

    catfish New Member

    Joined:
    8 April 2015
    Messages:
    15
    Selamat siang rekan2 reefsforum..
    Saya mau minta bantuan info mengenai kapasitas pump dlm kaitannya dgn sistem sump.
    Latar belakang:
    Saya punya aquarium dgn spec:
    uk. 61x30x40cm merk Nisso
    filter canister Resun CY20
    skimmer SK 05
    TANPA SUMP

    Permasalahan:
    Skrg saya mau buat sump uk. 60x35x35cm dgn catatan tdk menggunakan trickle down system shg tidak hrs melubangi main tank.
    Tidak juga menggunakan overflow box tapi menggunakan pompa untuk input ke sump dan return ke main tank.
    Saya coba simulasi debit air turun sbg input sump dgn pompa filter BOYU FP-08E kapasitas 300Lph. Jika pompa diletakkan di dasar tank terjadi efek siphon saat catu daya pompa dicabut.
    Saya memindahkan posisi pompa ke dekat permukaan air utk meminimalisasi efek siphon.

    Hipotesa:
    Sump circulation system bisa menggunakan 2 pompa pd input dan return-nya.

    Pertanyaan:
    1. Apakah kedua pompa hrs menggunakan tipe dan kapasitas yg sama? (input 2000Lph dan return 2000Lph, hmax 2m, note: tinggi tepi atas aquarium dr lantai 1.1m)
    2. Apakah input bisa menggunakan pompa dgn kapasitas lbh kecil krn dibantu gravitasi?

    Mohon bantuan rekan-rekan ttg hal tersebut. Thanks.
  2. E_2091

    E_2091 Moderator Staff Member

    Joined:
    8 September 2008
    Messages:
    9,000
    gak bisa pak sistem seperti itu..tidak ada 2 pompa yang sama persis...pompa jg tidak selalu konstan keluarannya...plus output pompa jg akan drop pelan2 dan tidak konstan jg drop nya...
    kalau mau pakai sump..pakai lubang udah paling bener...
  3. Volitans

    Volitans Member

    Joined:
    9 June 2014
    Messages:
    34
    Gak bakal bsa balance pak, dijamin banjir.....:cool:
  4. lost-id

    lost-id Super Moderator Staff Member

    Joined:
    17 November 2009
    Messages:
    1,495
    Terlalu beresiko pak, kemungkinan salah satu nya fail cukup besar.
    Kalau gak mau bolongin cari aja overflowbox yg model gantungan, lebih aman dibanding cara bapak punya.
  5. rheinhard

    rheinhard Moderator Staff Member

    Joined:
    6 September 2012
    Messages:
    1,154
    You will ngepel always...hahaha....trust me om...sya dah pernah coba cara itu awal2 ngereef, hasilnya ngepel every day....wkwkkw
    lost-id likes this.
  6. catfish

    catfish New Member

    Joined:
    8 April 2015
    Messages:
    15
    OK thanks ya rekan-rekan yang sudah memberi masukkan.. saya sudah eksperimen dengan menggunakan input pump BOYU 300 L/H dan return pump ATMAN 104 2000 L/H dan sudah running selama kurang lebih 12 jam tanpa masalah. Model eksperimennya menggunakan 2 buah ember yang ditempatkan dengan beda ketinggian sekitar 90 cm. Tinggi muka air di ember yang atas 120cm dpl (di atas permukaan lantai).

    Awalnya susah mencari flow rate yang mendekati seimbang antara input dan return. Namun akhirnya berhasil juga saya menemukan posisi stop kran di jalur return yang bisa mengimbangi flowrate air turun.

    Cukup senang juga bisa running 12 jam tanpa masalah.

    TAPI.. mempertimbangankan masukan rekan-rekan sekalian di reefsforum yang menurut saya tentunya sangat bisa diterima, saya batal menerapkan sistem ini secara permanen.

    Soal overflowbox.. sampai saat ini saya masih ragu karena dari hasil riset di Indonesia overflowbox kurang populer dan cenderung minus nilainya.. Sampai-sampai jarang yang jual alat tersebut. Sementara di luar negeri yang jual banyak dan versinya juga beragam, testimoni dan komentarnya pun relatif lebih positif.

    Bagaimana menurut rekan-rekan?

    Sekali lagi terima kasih ya guys..
  7. rheinhard

    rheinhard Moderator Staff Member

    Joined:
    6 September 2012
    Messages:
    1,154
    kalau saya tetap over flow box, baik itu bikin sendiri atau beli jadi.

    Kurang populer di Indoesia, karena harga kaca masih murah dan hampir semua nya bikin sendiri OFB untuk tank nya masing-masing
    Last edited: 10 June 2015
  8. lost-id

    lost-id Super Moderator Staff Member

    Joined:
    17 November 2009
    Messages:
    1,495
    Ehm.. Kyknya malah hampir rata2 pakai ofb deh pak, cuma memang kebanyakan menyatu pakai kaca dengan display nya... Kenapa, karna harga kaca disini lebih murah dibanding harga acrilic apabila dibeli ketengan.
    catfish likes this.
  9. Delfiansar R. Gani

    Delfiansar R. Gani Active Member

    Joined:
    8 October 2015
    Messages:
    371
    Ofbox seperti apa yah modelnya?? Filter sock juga wujudnya kaya apa?? Bingung dgn istilah2 tools dan sistem, maklum masih cupu :arghhh: ada yg bisa kasi info?? Syukur2 dgn fhotonya ofb n fs, trims..
  10. Toribo

    Toribo Member

    Joined:
    11 February 2013
    Messages:
    273
    coba tanya mbah gugle boss, dengan kata kunci overflow box dan kata kunci filter shock dibagian page gambar.
    nanti ente pasti tau bentuk nya seperti apa?
  11. Delfiansar R. Gani

    Delfiansar R. Gani Active Member

    Joined:
    8 October 2015
    Messages:
    371
    Hehehe.. Bener jg ;) ga kepikiran ask Mbah Google..
  12. Toribo

    Toribo Member

    Joined:
    11 February 2013
    Messages:
    273
    hehehe, baru kepikiran ya bro.... gpp saling mengingatkan
  13. ndunk

    ndunk Member

    Joined:
    18 February 2010
    Messages:
    169
    Walopun banyak master2 diatas nobie ikutan sumbng saran lah.
    Pake sistem bejana berhubungan aja om. Prinsipnya sama ky ovrflbox. Kl ane berhubung dana cekak pakenya bagian MT pake pvc 3" bawahnya tutup pake botol aqua, buat bejananya pake pipa 1". Di bagian belakang pake toples permen buat nampung air.
    Pompa return 2000lph pas ngimbangin air yg turun pake pipa 1". Oawalh kata2 ane susah dimengerti kynya:banghead: . Nih ane ksh futu aj dah..
    IMG_20151213_114447.jpg
    Ket foto ki-ka : pipa air turun 1"-toples-pipa u terbalik 1"-paralon 3"

    This system only suitable for the "cekak" guy
    Smga membantu
    Edit : jiiah trnyata ini post bulan juni
    Last edited: 13 December 2015

Share This Page