Suggest Test Kit utk Parameter

Joined
29 September 2012
Messages
221
Likes
4
dearest mastereefers sekalian

maaf sebelumnya klo ini thread newbie oot hhe
saya mau save up utk nyediain test kit parameter,
tpi kan ga bs beli sekaligus,
jadi test kit utk parameter apa yg harus diproritaskan terlebih dahulu? dan merk apa aj yg recommended? (takutnya beli yg abal2..hhe)

untuk parameter, saat ini sy cuma punya pengukur salinity (yg kotak merk warmtone & murah pula, kmungkinan abal2 ya hehe) dan pH (merk sera)

mhn saran mastereefers sekalian yaa..trims bnyk :)
 

lost-id

Super Moderator
Staff member
Joined
17 November 2009
Messages
1,495
Likes
30
dearest mastereefers sekalian

maaf sebelumnya klo ini thread newbie oot hhe
saya mau save up utk nyediain test kit parameter,
tpi kan ga bs beli sekaligus,
jadi test kit utk parameter apa yg harus diproritaskan terlebih dahulu? dan merk apa aj yg recommended? (takutnya beli yg abal2..hhe)

untuk parameter, saat ini sy cuma punya pengukur salinity (yg kotak merk warmtone & murah pula, kmungkinan abal2 ya hehe) dan pH (merk sera)

mhn saran mastereefers sekalian yaa..trims bnyk :)
sekedar saran,
utk awal cukup beli Ca, Kh, No3 merek apa sebaiknya yg akurat. bisa diliat review masing2 merk di inet.
kalo sudah stabil, cukup punya 1 testkit saja, Ca atau Kh, atau sedia 2-2nya lebih baik. masih ada dana lebih boleh dibeli Mg testkit....
 

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,414
Likes
64
Untuk pengukur salinity, penting membeli yang bagus. Apa bila mencari yang ekonomis dan mudah untuk digunakan, cukup cari hydrometer yang seperti thermometer. Diapungkan saja dalam wadah/gelas yang tinggi, akan bisa terbaca dengan jelas keadaan salinitynya.

Untuk test kit saran saya berikut dari yang paling penting hingga yang kurang penting tetapi tetap dibutuhkan.
1. Dkh
2. Ca
3. Mg
4. No3
5. Po4
 
Joined
29 September 2012
Messages
221
Likes
4
trimakasih bnyak saran dan nasihatnya bpk2 master skalian :)

kmarin nemu di toko ada dkh test tapi sera, ga jadi beli..hehe..
 
Joined
23 May 2013
Messages
64
Likes
0
loh pak reef maaf ya nubie nanya>..
kenapa Dkh kok didulukan? padahal kan lebih penting nitrat sama pospatnya?
maaf pak kalo pertanyaannya kurang bermutu. :(:oops:
 
Joined
24 August 2012
Messages
443
Likes
1
Ini orientasinya apa dulu, kalo sps alkalinity dan calcium itu wajib punya. Kalo lps ya ga usah beli alk. Beli NO3 dan PO4 saja. Tapi test kit itu tidak bisa 100% benar. Terkadang terukur '0' tapi banyak lumutnya. Jadi kalo mau lebih jeli, tidak wajib punya test kit. Tank kita itu test kit-nya. Ada lumut ya berarti ada NO3 dan PO4.
 

Even

New Member
Joined
15 August 2013
Messages
21
Likes
1
Untuk pengukur salinity, penting membeli yang bagus. Apa bila mencari yang ekonomis dan mudah untuk digunakan, cukup cari hydrometer yang seperti thermometer. Diapungkan saja dalam wadah/gelas yang tinggi, akan bisa terbaca dengan jelas keadaan salinitynya.

Untuk test kit saran saya berikut dari yang paling penting hingga yang kurang penting tetapi tetap dibutuhkan.
1. Dkh
2. Ca
3. Mg
4. No3
5. Po4
Salam Kenal Suhu" ...Saya Newbie Nih .. Mau Minta Tolonh ... Bisa jelason Gak Istilah" Yg Di ata Nama Lengkapnya seperti
1. Dkh
2. Ca
3. Mg
4. No3
5. Po4

coz cuma tau ca ama po4 saja ... thanks before yah suhu" yang baik hati dan budiman ... :)
 

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,414
Likes
64
Salam Kenal Pak Even, untuk istilah lengkapnya sebagai berikut:

1. Dkh = Water Hardness (Indonesianya mungkin tingkat kekerasan air)
2. Ca = Kalsium
3. Mg = Magnesium
4. No3 = Nitrat
5. Po4 = Fosfat.

Semoga membantu
 

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,414
Likes
64
loh pak reef maaf ya nubie nanya>..
kenapa Dkh kok didulukan? padahal kan lebih penting nitrat sama pospatnya?
maaf pak kalo pertanyaannya kurang bermutu. :(:oops:
Maaf baru menjawab Pak, itu yang sering salah dipikiran newbie/hobbyist yang baru memulai. Kenapa hal ini terjadi karena yang menjadi barometer adalah lumut dan umumnya banyak orang mengira lumut itu disebabkan oleh tingginya tingkat no3 dan po4. Padahal itu persepsi yang salah, apa bila Dkh cukup tinggi atau dalam range yang bagus lumut akan sulit untuk bertumbuh. Kedua, Dkh itu penting karena juga mengukur kadar karbonat yang mana bisa menjadi buffer agar pH tidak terlalu rendah. pH yang berubah-ubah bisa menjadi masalah besar baik untuk ikan, karang dan invertebrata. Ini bisa menjadi salah satu faktor karang/ikan mati secara misterius. Maka dari itu saya menyarankan agar Dkh didulukan.

Ini orientasinya apa dulu, kalo sps alkalinity dan calcium itu wajib punya. Kalo lps ya ga usah beli alk. Beli NO3 dan PO4 saja. Tapi test kit itu tidak bisa 100% benar. Terkadang terukur '0' tapi banyak lumutnya. Jadi kalo mau lebih jeli, tidak wajib punya test kit. Tank kita itu test kit-nya. Ada lumut ya berarti ada NO3 dan PO4.
Setuju sekali Pak, tapi untuk saya apa pun yang diperlihara baik SPS - Fish only tetap yang utama adalah DkH. Sejujurnya untuk DkH saya bisa seminggu sekali test. Tetapi untuk no3 dan po4 jarang sekali bisa 2 bulan sekali.
 

Even

New Member
Joined
15 August 2013
Messages
21
Likes
1
Salam Kenal Pak Even, untuk istilah lengkapnya sebagai berikut:

1. Dkh = Water Hardness (Indonesianya mungkin tingkat kekerasan air)
2. Ca = Kalsium
3. Mg = Magnesium
4. No3 = Nitrat
5. Po4 = Fosfat.

Semoga membantu
Salam Kenal Jga Pak Reef, Kalau untuk Dkh Itu Unsur Kimianya Apa yah Pak Yang menentukan Tinggi rendahnya Kalo sayah Boleh tau ...???
 

lost-id

Super Moderator
Staff member
Joined
17 November 2009
Messages
1,495
Likes
30
loh pak reef maaf ya nubie nanya>..
kenapa Dkh kok didulukan? padahal kan lebih penting nitrat sama pospatnya?
maaf pak kalo pertanyaannya kurang bermutu. :(:oops:
Ini orientasinya apa dulu, kalo sps alkalinity dan calcium itu wajib punya. Kalo lps ya ga usah beli alk. Beli NO3 dan PO4 saja. Tapi test kit itu tidak bisa 100% benar. Terkadang terukur '0' tapi banyak lumutnya. Jadi kalo mau lebih jeli, tidak wajib punya test kit. Tank kita itu test kit-nya. Ada lumut ya berarti ada NO3 dan PO4.
seperti yg Pak Reef tulis diatas, dKH unsur penting yg biasanya luput dari pengamatan aquarist pemula. dKH tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka dari itu perlu dibuffer rutin dengan soda kue atau KH buffer seperti kalkwasser pada Ca.
memang betul kadang pada testkit terukur '0' tp kok tumbuh lumut, tumbuhnya lumut banyak dipengaruhi ekosistem didalam aqua itu sendiri. saya ambil contoh yg paling simpel kalau anda pake lampu temperatur 6500k maka akan muncul lumut disitu, walau parameter anda stabil. cmiiw.

Salam Kenal Jga Pak Reef, Kalau untuk Dkh Itu Unsur Kimianya Apa yah Pak Yang menentukan Tinggi rendahnya Kalo sayah Boleh tau ...???
KH atau Carbonate hardness, biasa di ukur dalam ppm atau mg/l dalam degrees KH ("Karbonathärte") atau disingkat dKH bukanlah suatu unsur kimia tersendiri melainkan pengukuran tingkat kekerasan air yg terjadi karena hadirnya Carbonat dan Bicarbonat anion.
tingkat kekerasan air dapat disebabkan oleh hadirnya (dalam hal ini kita sebut dosing) calcium bicarbonat dan magnesium bicarbonat. itu menjelaskan ketika kita over Ca misalnya maka akan menaikan KH juga, yg bisa diturunkan dengan cara merebus air (dalam hal ini tidak memungkinkan merebus aqua) atau dengan menuang lime water (calcium hydroxide).
secara garis besar, selain suhu dan salinitas maka penting dijaga adalah Ca dan Mg yg akan mempengaruhi besaran KH.

#discalimer = im not a chemist, nor a scientist. all information above provided by my good fellow Mr. Wiki and Uncle google with my own interpretation. mistakes can be made, do with your own risk !!
 
Joined
23 May 2013
Messages
64
Likes
0
makash pak penjelasany
wah wah enak ya di forum kita yang satu ini penjelasanya sampe detail. hehe :):cool:

sekarang ane dah paham nih tentang parameter2 ini..

terus kalo boleh tanya lagi pak, untuk merk test kit yang bagus dan akurat dipasaran indo sekrg ini apa ya pak?
atau yang paling sering digunakan oleh para snior skelaian...
 

lost-id

Super Moderator
Staff member
Joined
17 November 2009
Messages
1,495
Likes
30
makash pak penjelasany
wah wah enak ya di forum kita yang satu ini penjelasanya sampe detail. hehe :):cool:

sekarang ane dah paham nih tentang parameter2 ini..

terus kalo boleh tanya lagi pak, untuk merk test kit yang bagus dan akurat dipasaran indo sekrg ini apa ya pak?
atau yang paling sering digunakan oleh para snior skelaian...
saya pernah pakai merk salifert, seachem dan sera. nama terakhir tidak saya rekomendasikan karena margin error tinggi (setidaknya ini pendapat pribadi saya). utk sekarang sy pakai salifert karena masih ekonomis dan mudah pemakaiannya.ada pula hanna atau model monitor yg memakai probe. sy tidak bisa kasih gambaran, karena sy sendiri blum pernah pakai keduanya.

tips: utk mengetahui konsumsi harian Ca dan Mg anda, maka ada baiknya anda test 2 hari berturut-turut pada jam yg sama. misal hari ini anda test jam 7malam hasil menunjukan pada 410 dan esok harinya anda test menunjukan 390 maka konsumsi harian tank anda adalah 20. dan dari situlah anda dapat menentukan dosis yg tepat sehingga terhindar dari over atau under dose.
 

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,414
Likes
64
KH atau Carbonate hardness, biasa di ukur dalam ppm atau mg/l dalam degrees KH ("Karbonathärte") atau disingkat dKH bukanlah suatu unsur kimia tersendiri melainkan pengukuran tingkat kekerasan air yg terjadi karena hadirnya Carbonat dan Bicarbonat anion.
tingkat kekerasan air dapat disebabkan oleh hadirnya (dalam hal ini kita sebut dosing) calcium bicarbonat dan magnesium bicarbonat. itu menjelaskan ketika kita over Ca misalnya maka akan menaikan KH juga, yg bisa diturunkan dengan cara merebus air (dalam hal ini tidak memungkinkan merebus aqua) atau dengan menuang lime water (calcium hydroxide).
secara garis besar, selain suhu dan salinitas maka penting dijaga adalah Ca dan Mg yg akan mempengaruhi besaran KH.
Terima kasih banyak Om Lost Id yang bantu menjelaskan dengan sangat lengkap dan jelas mengenai karbonat dan dkh. :D
 
Joined
24 August 2012
Messages
443
Likes
1
seperti yg Pak Reef tulis diatas, dKH unsur penting yg biasanya luput dari pengamatan aquarist pemula. dKH tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka dari itu perlu dibuffer rutin dengan soda kue atau KH buffer seperti kalkwasser pada Ca.
memang betul kadang pada testkit terukur '0' tp kok tumbuh lumut, tumbuhnya lumut banyak dipengaruhi ekosistem didalam aqua itu sendiri. saya ambil contoh yg paling simpel kalau anda pake lampu temperatur 6500k maka akan muncul lumut disitu, walau parameter anda stabil. cmiiw.
Cuma nambahin aja.
Test kit dengan merk Sa*****t tidak bisa mengukur kadar NO3 dan PO4 yang sangat rendah, jadi kalau menurut saya pakai yang 6500K ada lumut berarti ada PO4 (lebih dominan dari NO3 yang bisa menyebabkan lumut), walaupun diukur '0'. Saya tidak pernah pakai test kit untuk mengukur NO3 dan PO4 lagi, karena IMO ga berguna, diukur 0 tapi tetap ada lumut yang masih bisa dikendalikan pertumbuhannya. Kalau mau beli tau dapat ngukur sampai low nutrient, belilah test kit yang low range biar lebih presisi, seperti Han** checker. Walaupun saya belum punya...wkwkwkwk....mahal...
 

rheinhard

Moderator
Staff member
Joined
6 September 2012
Messages
1,277
Likes
102
Numpang nanya....

Jadi selain NO3, PO4 dan derajat lampu, apakah dkh jg mempengaruhi pertumbuhan lumut?

Misalkan semua parameter sudah stabil dengan derajat lampu 14000 kelvin, tapi kenapa lumut madih tetap tumbuh? Apakah karena dkh nya?

Jujur saja, saya juga bari tau kalau dkh itu ada...heheheh

Salam,
 
Joined
16 August 2013
Messages
90
Likes
2
Tidak berhubungan langsung antara dkh dengan pertumbuhan lumut. dKh dibutuhkan oleh bakteri pengurai, nah dengan cukupnya kadar alkalinity ini maka perkembangan bakteri pengurai akan baik yang dampaknya akan mengkonsumsi nutrient di air. Dengan dikonsumsinya nutrient ini berarti akan semakin sedikit nutrient yang dibutuhkan oleh algae untuk tumbuh. Begitu korelasinya menurut yang saya ketahui.

Semoga membantu.
Salam
 

lost-id

Super Moderator
Staff member
Joined
17 November 2009
Messages
1,495
Likes
30
Tidak berhubungan langsung antara dkh dengan pertumbuhan lumut. dKh dibutuhkan oleh bakteri pengurai, nah dengan cukupnya kadar alkalinity ini maka perkembangan bakteri pengurai akan baik yang dampaknya akan mengkonsumsi nutrient di air. Dengan dikonsumsinya nutrient ini berarti akan semakin sedikit nutrient yang dibutuhkan oleh algae untuk tumbuh. Begitu korelasinya menurut yang saya ketahui.

Semoga membantu.
Salam
maaf kalau oot, tapi ini menarik.
kalau boleh dijelaskan lebih lanjut, dalam bentuk apa KH dibutuhkan oleh bakteri pengurai dalam proses nitrifikasi ? bakteri mana yg membutuhkan KH? dan apa efeknya kalau KH terlalu tinggi atau terlalu rendah? apakah akan mempengaruhi perkembangan bakteri yg ada sehingga korelasinya akan mempengaruhi proses denitrifikasi itu sendiri?
maaf kalo banyak tanya

salam
 
Top